Tidur Nyaman dengan Springbed, Berikut 5 Fakta Berkaitan dengan Sejarah Springbed

sejarah springbed

Saat ini Springbed sudah menjadi kebutuhan untuk menemani waktu istirahat hampir semua masyarakat. Springbed dengan kualitas yang baik dapat meningkatkan kualitas tidur seseorang. Tentu saja kualitas tidur menjadi hal yang penting karena hal ini dapat menunjang kesehatan fisik untuk terus semangat menjalani hari ke depannya.

Springbed saat ini sudah dilengkapi dengan teknologi yang sangat canggih sehingga dapat menghasilkan produk yang memiliki kualitas sangat baik. Tampilan kamar Anda juga bisa berubah menjadi jauh lebih estetik apabila menggunakan springbed sebagai tempat Anda tidur. Tetapi, Apakah Anda mengetahui bahwa Springbed saat ini dihasilkan dari sejarah yang panjang? Berikut adalah sejarah springbed, lika-liku perkembangan springbed yang berhasil membuat tidur semua masyarakat menjadi nyaman :

1. Kumpulan Daun dan Rumput

dedaunan
img src : pexels.com

Sebelum ditemukannya api, makhluk purba memiliki kebiasaan tidur di atas pohon untuk mencegah adanya perlawanan dan penyerangan yang akan dilakukan oleh hewan buas. Tentu saja cara ini kurang efektif karena memiliki risiko yang sangat besar. Pohon yang digunakan bukan pohon yang memiliki ukuran pendek. Pohon yang tinggi menjulang yang digunakan untuk tidur pada manusia purba.

Lalu apa yang terjadi ketika sudah ditemukannya api? Manusia purba turun ke atas tanah untuk tidur karena mereka merasa api sangat berguna untuk mengusir hewan buas. Mungkin api akan melindungi mereka dari binatang buas berukuran besar, tetapi bagaimana dengan hewan buas ukuran kecil?

Tentu saja manusia tidak bisa tidur begitu saja diatas tanah tanpa perlindungan apapun. Karena hal tersebut, manusia purba membuat kasur dengan bahan rumput dan daun yang dijadikan satu. Dedaunan dan rumput yang digunakan diketahui memiliki senyawa untuk mengusir serangga yang kerap ada di tanah.

Dengan hal ini, manusia di zaman purba dapat tidur dengan nyaman dan aman. Jika saat ini springbed memiliki ukuran yang tebal, ketika itu kasur ala manusia purba tidak memiliki ketebalan hingga 1 inci. Sangat berbanding jauh dengan springbed saat ini bukan?

2. Zaman Mesir Kuno

mesir
img src : pexels.com

Mesir pernah menjadi perbadaan terbesar yang sangat jaya karena memiliki kekayaan alam dan sumber daya manusia yang sangat memenuhi. Banyak hal yang berkembang di mesir dan menjadi cikal bakal penemuan selanjutnya. Salah satunya adalah Springbed. Karena memiliki sumber daya alam berupa kayu yang berlebih, para desainer di Mesir memanfaatkan hal tersebut untuk dijadikan sebagai tempat tidur yang akan melindungi kasur dari hewan seperti ular. Apabila saat ini kita banyak menemukan tempat tidur yang terbuat dari kayu dan berukuran agak tinggi, Mesir kuno adalah penemu hal yang sangat cerdas ini.

Untuk masyarakat yang termasuk dalam golongan menengah ke bawah, kayu yang dibentuk menjadi tempat tidur saja sudah cukup untuk kebutuhannya. Tetapi untuk kaum bangsawan, ukiran indah dan menambahkan emas atau logam mulia lainnya di kayu tempat tidur menjadi kewajiban tersendiri. Tempat tidur yang ditinggikan ini juga bermanfaat untuk mengatur suhu yang ada sebagaimana diketahui bahwa mesir akan bersuhu tinggi saat siang hari dan suhu akan berubah menjadi sangat rendah ketika malam hari. Tentu saja hal ini perlu disesuaikan agar tidak ada yang terkena penyakit ataupun efek dari cuaca yang berubah sangat cepat.

3. Abad Pertengahan

Abad pertengahan menjadi saksi sejarah springbed dan perkembangan tempat tidur yang menjadi jauh lebih modern. Hampir semua masyarakat sudah mengenali ranjang atau tempat tidur berkayu yang akan melindungi springbed dari kerusakan. Kasur diisi dengan jerami agar hasil menjadi lebih empuk. Sprei atau alas kasur sudah dikenal pada zaman ini karena berfungsi sebagai tempat meletakkan jerami. Jika dilihat dengan kasat mata, pemandangan springbed atau kasur pada zaman abad pertengahan sudah hampir menyerupai springbed saat ini tetapi dalam bentuk yang lebih sederhana.

Meskipun di benua Asia seperti Jepang dan Korea masih tidur dengan kasur yang diletakkan di tanah, tetapi kasur itu sendiri sudah memiliki isi sehingga bukan hanya satu helai kain saja. Pemandangan tirai di sekitar tempat tidur juga akan sering ditemui karena pada abad pertengahan masyarakat sudah memahami cara menghindari gigitan nyamuk di malam hari menggunakan tirai yang digantung di sekitar tempat tidur. Tirai juga bermanfaat untuk membagi ruangan kamar karena banyak yang tidur di satu kamar yang sama tetapi tetap mengharapkan privasi. Seperti pelayan yang tinggal di rumah orang kaya, mereka cenderung berbagai di kamar yang sama, sehingga dibutuhkannya tirai untuk memisahkannya.

4. Renaissance Modern

Ketika zaman Renaissance, anggota keluarga kerajaan dengan khusus memesan tempat tidur berbahan dasar kayu yang indah untuk anggota keluarganya. Tempat tidur yang dipesan dibuat sangat lebar dan besar hingga mencapai 10 kaki. Hal ini dikarenakan dalam satu tempat tidur diisi dengan 2-4 anggota keluarga. Springbed diproduksi secara massal ketika diperkenalkan nya teknologi pegas yang membuat kasur terasa lebih nyaman dan lembut untuk ditiduri. Anggota keluarga kerajaan tentu saja merasa harus mendapatkan yang terbaik sehingga hanya mereka yang bisa merasakan springbed pada saat itu.

Mulai abad 19, masyarakat sudah mulai menyadari penggunaan kayu yang berlebihan berakibat buruk untuk keberlangsungan lingkungan sehingga kerangka kayu untuk kasur atau springbed dibuat menggunakan logam. Hal ini menciptakan bentuk rangka kasur yang semakin beragam karena mudahnya membentuk logam dan logam juga memiliki daya tampung yang sangat kuat. Sehingga seperti saat ini, perpaduan ranjang logam dan springbed menjadi andalan banyak masyarakat untuk mengisi kamar tidur mereka. Setelah springbed diperkenalkan ke publik, masyarakat banyak yang menggunakan springbed yang pada awalnya ditujukan untuk kaum bangsawan. Penjualan springbed yang sangat tinggi membentuk kualitas springbed yang terbagi ke dalam beberapa bagian pula.

5. Springbed dari Masa ke Masa

Apakah Anda pernah mendengar bahwa sejarah akan selalu terulang? Mungkin hal ini akan berlangsung dalam hal ranjang atau tempat tidur yang selalu maju dan mundur mengikuti perkembangan dunia. Tetapi untuk springbed sendiri, tentu saja Anda akan mencari yang ter nyaman untuk melengkapi tidur Anda. Saat ini yang sangat berkembang dalam springbed adalah jenis-jenisnya, ukuran, dan tentu saja merk dari springbed itu sendiri. Springbed sendiri memiliki dua jenis kasur yang dijual di pasaran yaitu innerspring dan hybrid. Springbed menggunakan teknologi pegas sehingga aman untuk diloncati oleh anak-anak. Tentu saja hal ini harus menjadi referensi bagi orang tua.

Perkembangan springbed dari masa ke masa yang menghasilkan springbed berkualitas seperti saat ini sangat membantu masyarakat untuk mendapatkan waktu tidur dengan kualitas tinggi. Sangat banyak pengaruh kualitas tidur yang baik dengan kesehatan Anda, salah satu yang mendukung Anda untuk mendatakan hal tersebut adalah memilih springbed yang tepat. Jika sudah mengetahui sejarah springbed yang benar, kini saatnya Anda memilih springbed untuk Anda demi waktu tidur yang berkualitas..

Pastikan Anda memilih springbed terbaik hanya di pertalite springbed !!