10 Cara Merawat Springbed Agar Awet

cara merawat springbed

Tidur yang nyaman dipengaruhi oleh berbagai faktor. Bukan hanya faktor dari makanan dan minuman yang dikonsumsi sebelum tidur, namun juga kualitas springbed yang digunakan saat tidur. Mencari springbed yang berkualitas mungkin mudah karena di pasaran banyak diberikan berbagai pilihannya. Namun perawatan springbed tentu tidak semudah yang dibayangkan. Springbed adalah barang yang akan digunakan dalam waktu yang lama sehingga harus dirawat dan dijaga dengan baik. Sayang sekali jika Anda tidak mengetahui cara yang baik merawat springbed, takutnya tidur Anda akan menjadi terganggu karena hal ini. Berikut akan dibagikan beberapa tips dan trik cara merawat springbed agar awet dan dapat digunakan dengan nyaman.

  1. Lepaskan Plastik Pembungkus

    Banyak orang beranggapan bahwa plastik yang melapisi springbed dapat menjadi pembungkus biar awet dan tahan lama. Anggapan itu salah besar. Plastik yang menempel pada springbed dapat menyebabkan springbed susah untuk bernafas sehingga perputaran hawa akan terganggu. Kondisi ini memicu springbed gampang rusak karena keadaan akan selalu lembab. Debu yang masuk di dalam plastik juga akan sulit untuk dibersihkan. Oleh karenanya wajib sekali untuk melepas plastik pembungkus springbed jika ingin digunakan. Hal ini malah membuat springbed lebih awet karena dapat memberikan ruang bernapas.

  2. Jaga Pegas Springbed dengan Baik

    Masing – masing springbed pasti dilengkapi dengan pegas yang menjaga kasur agar dapat memberikan kenyamanan. Pegas pada springbed memiliki peranan yang sangat vital sehingga harus dijaga dengan sangat baik. Kasur akan tetap empuk dan nyaman untuk digunakan jika pegas dirawat dengan baik. Salah satu hal yang dapat membuat pegas cepat rusak adalah menghentakkan badan saat ingin bangun atau meniduri springbed. Pastikan untuk meminimalisir hal ini. Perhatikan anak – anak saat bermain di atas springbed, mereka biasanya yang cenderung untuk melompat – lompat diatas kasur. Kondisikan agar hal tersebut tidak terjadi. Pegas yang ditempa hentakan yang kuat dan sering akan dapat dengan mudah rusak.

  3. Melakukan Pencucian pada Springbed Secara Rutin

    Barang apa saja yang ada di rumah pada dasarnya harus selalu terjaga kebersihannya, begitu juga dengan springbed. Kebersihan springbed dapat dijaga dengan baik dengan cara melakukan pencucian secara berkala. Selain springbed menjadi lebih bersih, melakukan pencucian juga dapat membuat noda hilang dan wangi. Mencuci springbed memang bukan pekerjaan yang mudah dan dilakukan dalam waktu yang cepat. Oleh karenanya jika Anda tidak memiliki cukup waktu, maka lebih baik memesan jasa cuci springbed yang berpengalaman dan profesional dalam pekerjaannya. Springbed yang bersih dan wangi akan membuat kualitas tidur Anda lebih bagus sehingga dapat berpengaruh pada seluruh aktivitas yang dilakukan setelah bangun tidur.

  4. Membersihkan dengan Menggunakan Vacuum Cleaner

    Jika dirasa mencuci springbed terlalu berlebihan, maka Anda bisa juga membersihkan springbed menggunakan vacuum cleaner. Langkah ini tergolong lebih mudah dan efisien serta hemat biaya. Selain dapat menghilangkan debu dan kotoran, penggunaan vacuum cleaner dapat juga untuk mengangkat tungau dari permukaan springbed. Gunakan vacuum cleaner untuk menghilangkan debu dan kotoran pada springbed.

    Sangat disarankan untuk melakukan penjemuran pada springbed paling tidak satu kali setiap bulan. Jika memang agak kesusahan untuk dijemur dibawah matahari, maka springbed hanya perlu diangin – anginkan saja. Jika pada springbed terdapat noda, yang harus Anda lakukan adalah membersihkan nodanya saja. Cara yang benar adalah dengan menegakkan posisi springbed dulu, lalu bersihkan noda dengan menggunakan air yang disapukan. Gunakan semprotan dan lap bersih, kemudian gunakan sedikit cairan dan sikat dengan menggunakan sikat lembut sampai noda hilang. Kotoran dan tungau yang mungkin disepelekan juga dapat membuat springbed cepat rusak.

  5. Hindari Suhu Panas

    Suhu panas yang mengenai springbed dapat membuat permukaan springbed mengalami kerusakan. Permukaan springbed akan berubah menjadi lebih tipis dan juga dampak jangka panjangnya pada kualitas pegas yang digunakan. Sebisa mungkin jangan menyetrika atau melakukan pemanasan di atas springbed. Ini adalah salah satu tips yang paling mudah untuk dilakukan agar springbed Anda dapat terjaga dengan baik.

  6. Jauhi Springbed dari Tumpahan Air

    Air yang tumpah dan mengenai springbed dapat membuatnya menjadi lembab dan bahkan bisa berjamur. Usahakan untuk menjauhkan segala bentuk benda yang mengandung air dari springbed Anda. Jika Anda tidak sengaja melakukannya, maka segera mungkin untuk mengeringkannya sampai ke bagian yang dalam. Gunakan hair dryer jika memang tumpahannya banyak dan tidak bisa kering hanya dengan dilap kain.

  7. Lakukan Rotasi pada Springbed Secara Berkala

    Terkadang tentu Anda pernah merasa salah satu sisi springbed lebih tinggi dari sisi yang lain. Hal ini membuat tidur menjadi kurang nyaman dan kadang juga dapat mengakibatkan sakit pada leher dan punggung. Jika hal tersebut terjadi, Anda dapat melakukan perotasian pada springbed satu kali sebulan. Langkah ini juga dapat digunakan untuk menjaga agar springbed lebih awet. Dengan melakukan rotasi secara berkala, Anda dapat memberikan beban dengan rata pada permukaan springbed.

  8. Hindari Duduk di Tepian Springbed

    Springbed kadang bukan hanya tempat yang digunakan untuk tidur, namun juga bisa digunakan untuk bersantai dan ngobrol dengan teman. Duduk – duduk diatas kasur juga pastinya sering dilakukan. Namun perhatikan posisi duduk Anda, jangan sering – sering duduk di pinggir springbed karena hal tersebut dapat memicu springbed cepat rusak. Tekanan yang terlalu besar pada bagian pinggiran dapat membuat springbed berada dalam posisi yang tidak rata.

  9. Sesuaikan Ukuran Springbed dengan Kebutuhan

    Hal ini dilakukan sebelum Anda membeli springbed. Perkirakan dengan baik ukuran yang Anda perlukan. Jangan sampai tidak sesuai dengan ukuran ranjang karena jika dipaksakan akan berakibat pada rusaknya kelenturan pegas yang ada didalamnya. Ukurlah dengan baik dimensi ranjang Anda sebelum membeli springbed. Jangan pilih yang terlalu besar atau yang terlalu kecil, lebih baik mencari yang ukurannya pas dan sesuai. Selain karena faktor efisiensi dan keawetan, springbed yang tidak sesuai dengan ranjang dapat mengurangi keindahan kamar tidur Anda.

  10. Kualitas Springbed

    Kualitas springbed menentukan kualitas tidur Anda. Pilihlah springbed yang berkualitas merk pertalite springbed dan membuat tidur Anda nyaman dan nyenyak. Sebelum membeli produk, alangkah baiknya jika Anda melakukan penelitian kecil – kecilan dengan cara menanyakan kepada orang yang berpengalaman atau dengan mengetahui review dari pembeli terdahulu. Komponen dalam springbed juga butuh diperhatikan seperti kualitas pegas yang digunakan serta jenis kain yang melapisi springbed. Pastikan mencari springbed yang dapat menyangga tubuh dengan sempurna terutama pada bagian punggung dan leher.
    Itulah beberapa tips dan trik yang dapat Anda gunakan untuk menjaga dan merawat springbed Anda agar tetap awet dan dapat digunakan dalam waktu yang lama. Semoga bermanfaat !!!